Kemarin waktu lagi liat2 buku di lemari buku kantor, ketemu buku jadul enid blyton yang semester lima di Malory Towers, yang ternyata punya henny,langsung pinjem yo!
Malory Towers adalah serial buku yang mengisahkan tentang kehidupan gadis-gadis remaja di boarding school di Inggris. Tokoh utamanya, Darrell Rivers adalah gadis yang hardworking tapi juga tahu untuk bersenang-senang & humoris, dan ia pun segera bisa beradaptasi dengan kehidupan di boarding school.
Di Malory towers, Darrell menemukan banyak kesenangan, petualangan, dan teman baik. Ada si Sally yang pendiam (dia mengalami banyak perubahan dan di seri2 akhir menjadi teman baik Darrell), Ada di Irene yang pelupa berat, Belinda yang pandai menggambar dan membawa buku sketsa nya kemana-mana, Alicia yang suka menjahili para guru, Bill yang tergila-gila pada kudanya halilintar, Mary-Lou yang pemalu & Gwendoline si tukang pamer.
Gw ingat banget, gw mulai baca serial ini waktu masih SD and since then, i’m totally hooked up to all enid blyton stories . Ceritanya berkualitas, semua menawarkan kesenangan, petualangan & imajinasi yang bisa kuharapkan sebagai seorang anak (actually sampe sekarang pun masih suka hehehe). Kalau dipikir-pikir lagi, buku-buku cerita enid blyton adalah buku pertama yang membuatku benar-benar menikmati aktivitas membaca, so she is kind of my hero =)
Enid Blyton (11 Agustus 1897 – 28 November 1968) adalah seorang penulis buku cerita anak berkebangsaan Inggris yang karya-karyanya sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia, termasuk dalam bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama. Hasil karyanya sukses di manapun juga di dunia, dan telah terjual lebih dari 400 juta eksemplar. Pastinya, beliau termasuk dalam Enam Penulis Terpopuler di Dunia, diterjemahkan lebih dari 3400 bahasa, dan terdaftar dalam data terjemahan milik UNESCO.
Buku-buku lain Enid Blyton yang tak kalah populernya antara lain:
- Pasukan Mau Tahu ( terdiri dari 15 buku, 1943-1961, dimana lima anak yang sedang berlibur sering bermasalah dengan polisi lokal)
- Lima Sekawan (terdiri dari 21 buku, 1942-1963, cerita berdasarkan empat anak dan seekor anjing). Who can forget this book???
- Sapta Siaga (terdiri dari 15 buku, bercerita tentang tujuh anak yang memecahkan berbagai misteri)
- Si Badung (ini ceritanya tentang boarding school juga, tokoh utamanya Elizabeth adalah anak yang benar-benar badung, keras kepala tapi berhati baik)
- Malory Towers
- Lima Serangkai
|7 Comments »|
Akhirnya setelah perjuangan panjang, buku Rectoverso datang juga di kantor Kutukutubuku.com. Langsung aja gue ambil satu dan dengerin CD-nya. Diawali dengan puisi yang dinyanyikan dengan Indah oleh Dee. Rectoverso sendiri artinya adalah dua citra yang seolah terpisah tapi satu kesatuan. Begitulah sensasi dari karya Buku + CD Rectoverso ini. Terpisah namun sebenarnya satu.
Rectoverso terdiri atas 11 kisah yang diceritakan dengan gaya Dee banget. Cerita pertama cukup menyentuh, tentang rasa kesepian yang begitu besar namun juga sederhana. Dengan cerita heboh perceraiannya dengan Marcel dan pacaran dengan Reza Gunawan, membuat kita sedikit menghubung-hubungkan kisah nyata Dee dengan cerita ini.
Salah satu lagu favorite di CD Rectoverso adalah Malaikat Juga Tahu dan Firasat. Tapi sebenarnya semua cerita dan lagunya memiliki makna dalam yang bisa banget kita nikmati dalam diam.
Yuk bareng-bareng dapetin Paket Rectoverso Diskon 20% hanya di Kutukutubuku.com
Penulis: Nick Stone
Genre: Fiksi/Misteri/Thriller
Jumlah Halaman: 684 Hal
Penerbit: Hikmah
Harga: Rp 79000.00 beli di kutukutubuku.com diskon 15% Rp 67.150,00
ISBN: 978-979-115-007-1
Minggu ini saya memutuskan untuk beralih sejenak dari buku-buku fantasi yang biasa selalu kubaca, dan tampaknya Voodoo karya nick stone kayaknya bakal seru (review dari daily express bilang: “Jika ada satu hal yang harus Anda lakukan di tahun ini [2006], meringkuklah dan baca Voodoo karya Nick Stone”)
Walaupun sekarang udah tahun 2008, ternyata memang bener, bukunya mantap! if we are talking about food here…maka comment ku would be…MAKNYUS!
Cerita dimulai dengan tokoh utamanya, Max Mingus, seorang private investigator ditawari pekerjaaan yang sulit ditolak: 10juta dollar untuk mencari Charlie Carver, anak seorang billionare yang sudah menghilang sejak 3 tahun lalu di Haiti, tempat dimana banyak terjadi kasus hilangnya anak kecil.
Detektif-detektif pendahulunya kalau bukan sudah mati, berada dalam keadaan yang lebih mengerikan dari kematian.
Segala akal sehatnya menyuruhnya untuk menolak pekerjaan tersebut, tapi dengan keadaannya yg baru keluar dari penjara dan kehilangan istri yang dicintainya, he has nothing to lose.
Di negara yang didominasi oleh Voodoo ini, gosip beredar tentang ilmu sihir hitam dan sosok mitos yang dinamakan “Mr.Clarinet” yang dikabarkan menculik anak-anak dari keluarga mereka. Tetapi apakah kenyataan bisa manjadi lebih mengejutkan daripada legenda? Apakah Max Mingus akan berhasil menemukan Charlie Carver? Apakah ada konspirasi yang lebih besar dibalik semua ini?? Wah, i would love to tell…tapi untuk efek shocking nya harus dibaca sendiri deh. Yang jelas, buku yang banyak menceritakan latar belakang politik di Haiti ini memiliki ending tak terduga. Benar2 tipe buku thriller kriminal jempolan.
Buku yang judul aslinya Mr. Clarinet iniadalah novel debut brillian karya Nick Stone yang setelah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, judulnya dirubah menjadi VOODOO, entah karena alasan judul ini lebih menjual atau mungkin karena kalao diterjemahin mentah2 jadi TUAN KLARINET aneh juga kali ya.
Anyway…saat ini gw masih kebayang-bayang cerita magician’s guild yg kubaca minggu lalu itu (baca resensinya disini)…aduh bener2 udah ga sabar nunggu lanjutannnya
|1 Comment » |













