
Apa yang akan anda lakukan jika tunangan anda mencampakkan anda menjelang pesta pernikahan saat semua undagan telah tersebar dan sebagian tamu tengah berada dalam perjalanan ke kota anda?
“You should go ahead and have it” kata Kurt, adik Franz. Teman-temanmu akan ada disana, makanan dan wine akan ada disana, mengapa harus membuang semua itu?
Maka, dengan patah hati dan didukung oleh keluarga dan teman-temannya, Franz pun menjalani pernikahan nya lengkap dengan rehearsal dinner & wedding ceremony jadi-jadian, tanpa pengantin wanitanya.
Dalam keadaan depresi, marah, bingung, Franz merasa perlu untuk “kabur” dari dunia nyata, dan ia pun memutuskan untuk membawa Kurt, adiknya ke perjalanan honeymoon nya ke costarica yang sudah terlanjur dibayar. Mereka membatalkan pesanan champagne dan taburan kelopak bunga di atas tempat tidur; dan menggantinya dengan bir.
Selama perjalanan honeymoon tersebut, Franz mendapatkan kesempatan untuk mengenal adiknya lebih dalam. Mereka berbicara & berbagi tentang berbagai hal yang berharga bagi mereka seperti yang tidak pernah mereka lakukan sebelumnya karena sibuk dengan karir masing-masing. Perjalanan ini membuat kedua bersaudara ini menemukan kembali jati diri , makna hidup dan ikatan persaudaraan mereka.
Sebuah perjalanan honeymoon singkat untuk meringankan beban hati ini segera berubah menjadi sebuah petualangan keliling dunia yang mendebarkan. Setelah menjual rumah, menyumbangkan pakaian & perabot serta tak lupa membuat ponsel masing-masing, mereka pun memulai perjalanan mereka ke lebih dari 60 negara di dunia, termasuk Indonesia.
Buku ini penuh dengan catatan-catatan perjalanan mereka ke berbagai negara, pandangan dan ketertarikan mereka pada kebiasaan & budaya setempat serta cerita lucu&seru dari perjalanan mereka. Sungguh menarik hingga membuatku sedikit banyak ingin segera melompat ke pesawat dengan ransel dan keliling dunia seperti kedua bersaudara ini *grin*.
Daya tarik utama buku ini bagi saya adalah si Franz sendiri yang dalam kesedihan nya yang amat sangat masih dapat menemukan humor dalam ironi tersebut. Saya pikir, buku ini menunjukkan bahwa ketika kita mengalami hal yang serasa membuat dunia runtuh, mungkin itu bukan hal yang tertalu buruk after all, mungkin itu cuma sebuah bagian gelap dari perjalanan yang harus kita lakukan untuk menuju ke tempat yang lebih baik.
Saya biasanya bukan penggemar kisah nyata semacam ini, tapi buku honeymoon with my brother yang direkomendasikan oprah’s book club ini benar-benar menyenangkan untuk dibaca
Judul : honeymoon with my brother
Penulis : Franz Wisner
Penerbit : Serambi
Harga : Rp 64,900
Beli di kutukutubuku Rp 55,165












September 8th, 2010 at 1:40 am
Buy:Ventolin.Seroquel.Zetia.Amoxicillin.Lasix.Aricept.Benicar.Zocor.Lipothin.Cozaar.Advair.Female Pink Viagra.Prozac.Nymphomax.Female Cialis.Lipitor.Acomplia.Buspar.SleepWell.Wellbutrin SR….
January 23rd, 2010 at 9:55 am
[...] honeymoon with my brother [...]