Posted By : Kutu
In : Bacaan Weekend
On Sunday, August 17th, 2008, 4:00 pm

baca pangeran pencuri

Judul : Pangeran Pencuri - Herr Der Diebe
Penulis : Cornelia Funke
Penerjemah : Hendarto Setiadi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : I, Maret 2006
Tebal : 420 hlm

Buku yang mengisahkan petualangan Prosper (12 th) & Bo (5th) yang melarikan diri ke kota Venesia dari bibi Esther yang hendak memisahkan dua bersaudara tersebut sunguh memikat! Mengingatkanku akan buku-buku petualangan yang dulu suka kubaca seperti lima sekawan, STOP, etc

Di Venesia - Italy, Prosper & Bo bertemu dengan sekelompok anak yang diketuai oleh Scopio yang dijuluki “Pangeran Pencuri”. Prosper dan Bo pun kemudian menjadi bagian dari “keluarga besar” anak-anak pencuri itu dan tinggal bersama merka di sebuah bangunan bekas bioskop tanpa diketahui siapapun. Hasil curian Pangeran Pencuri mereka jual pada Barbosa – Si Janggut Merah, pemilik toko barang antik yang juga seorang penadah, hasilnya mereka gunakan untuk membeli makanan dan berbagai kebutuhan mereka.

Sementara itu paman dan bibi Prosper dan Bo yang kehilangan keponakannya, menyewa seorang detektif untuk mencari kedua anak yatim piatu itu.

Cerita menjadi semakin seru ketika Pangeran Pencuri ditawari Barbarosa untuk mencuri sebuah potongan kayu dirumah Ida Spavento dengan bayaran lima juta lira. Potongan kayu tersebut ternyata adalah sayap singa dari sebuah komedi putar ajaib yang konon dapat mengubah anak-anak menjadi dewasa, dan orang dewasa menjadi anak-anak hanya dalam beberapa putaran saja. Kelompok anak-anak pencuri ini terseret hingga mengunjungi pulau Isola Segrata yang angker dimana tak seorangpun berani mengunjunginya karena setiap orang yang bertandang ke pulau tersebut selalu hilang secara misterius dan tak pernah kembali. Berhasilkah Pangeran pencuri dan kelompoknya menuntaskan misi? Berhasilkah mereka menemukan komedi putar ajaib dan beranikah mereka mencobanya untuk menjadi dewasa ?

Lewat buku ini pembaca diajak menikmati ke-eksotisan kota Venezia yang terkenal dengan kanal-kanal dan gondolanya, kemegahan gedung-gedung antik berusia ratusan tahun dan juga patung-patung yang menghiasi setiap bangunan dan plazanya. Namun dibalik keindahannya Venezia juga menyimpan keruwetan jalan-jalan nya yang sering membingungkan turis, bahkan penduduk asli kota inipun tak jarang tersesat. Rupanya landskap kota yang sangat baik untuk tempat bersembunyi inilah yang mengilhami penulis untuk membuat cerita dengan setting kota Venesia yang tokoh-tokohnya harus menyembunyikan diri dari orang yang tidak diinginkannya.

Terlepas dari kisah petualangan yang original & menghibur, buku ini juga sarat akan makna dan nilai-nilai positif kehidupan seperti rasa kekeluargaan, kepedulian, dan realita mimpi masa kanak-kanak yang mungkin telah banyak dilupakan oleh orang dewasa.

Sungguh sebuah novel yang layak disimak tidak hanya oleh remaja, tapi oleh semua para kutukutubuku.

Tentang Penulis - Cornelia Funke, adalah penulis novel anak-anak pra remaja kelahiran Jerman. Funke termasuk penulis yang produktif, sekitar 40 buah novel telah dihasilkannya. Publik buku dunia mulai mengenal namanya ketika salah satu karyanya Pangeran Pencuri ( Herr der Diebe, 2000) diterjemahkan kedalam bahasa Inggris pada tahun 2002 (The Thief Lord, Scholatic, 2002). Setelah itu itu secara berturut-turut 5 buah novel-novel karyanya diterjemahkan kedalam bahasa Inggris yaitu : Inkheart (2003), The Prince Knight (2004), Dragon Rider (2004), Pirate Girl (2005), Inkspell (2005).

Share/Save/Bookmark



5 Responses to “Pangeran Pencuri - Herr Der Diebe”

  1. arrghhh…banyak sekali buku-buku anak yg keren akhir2 ini..udah baca “harry and the wrinklies” ? atau namaku “grace aja” ?

  2. harry and the wrinklies kayaknya menarik (baru ku google), mirip2 ceritanya pangeran pencuri ya? bisa jadi bahan bacaan berikut. Thanks infonya =)

  3. Oh, I love this book! Udah lama sih bacanya hehe :)

  4. Ni buku udah di-film-in kan? bagus juga film-nya walaupun aku lebih suka baca bukunya….^^

  5. ah benar, buku memang lebih imajinatif =)

Leave a Reply