SAM_5982

Quality Time with Trinity The Naked Traveler

Setelah kepulangannya dari perjalanan keliling dunia tahun lalu, saya kemarin akhirnya bisa bertemu juga dengan Trinity ‘The Naked Traveler’ yang merupakan teman baik dan juga travel buddy saya. Kami memilih duduk di pelataran sebuah kedai kopi di Plaza Senayan dan bertukar cerita tentang kehidupan selama setahun belakangan. Trinity yang ceplas ceplos, bilang pada saya bahwa tidak ada romantisme yang membuatnya memutuskan untuk pergi berpetualang selama setahun bersama sahabatnya Yasmin. Dia hanya ingin pergi saja. Menurut saya, ini simbol seseorang yang powerful. Ia tahu siapa dirinya, percaya dengan potensi dirinya dan berjalan maju dengan faith-nya pada hidup.

“If you don’t mind, it doesn’t matter!” Kata Trinity kepada saya, saat kami mendiskusikan soal persepsi orang lain terhadap hidup kita. Saya mengangguk sambil menyesap jus nanas saya.

SAM_5982

Berikut ringkasan obrolan kami kemarin sore!

Miss T = Trinity. Miss O = Ollie.

Kapan Miss T memutuskan buat jalan-jalan ke suatu tempat? 

Miss T: Yang penting ada dua hal: lo punya waktu berapa lama dan punya duit berapa, baru lo menentukan tujuannya.
Miss O: Bukan dari ngelihat tempatnya dulu, lo inspired dan baru nabung?
Miss T: Kecuali yg kaya kemaren (TNTrtw trip) satu tahun, itu kan udah bertahun-tahun yah kita persiapan nabungnya. Tapi kalau jalan biasa trus kita ngayal nih pengen nabung, nggak bakal kejadian, nggak jalan-jalan, kita udah keburu sakaw.

Mana tempat yg paling berkesan nih dari semua yg udah dikunjungin? Kenapa?

Miss T: Oh. Banyak banget deh. Boleh nggak bilang Indonesia?
Miss O: Boleh. Indonesia suka mananya?
Miss T: Menurut gue indonesia dimana-mana pun tuh tetep unforgettable yah. Semakin sering keluar negeri, kita semakin cinta sama Indonesia. Indonesia ini kayak kawah candradimuka untuk lo bisa kemana mana di luar negeri. Karena apa? kalo lo udah bisa lulus, khatam di indonesia, lo gampang banget eksplor di sana. Karena the beauty of indonesia tuh adalah di ketidakpastiannya. Jadi lo challenge nya banyak.  Nggak ada yang lebih indah daripada pantai dan underwater Indonesia.

SAM_5978

Banyak teman mengeluh tidak bisa menyelesaikan buku traveling. Ada tips nggak? Creative process kamu gimana sih? 

Miss T: Tergantung genre-nya apa yah yang lo mau tulis di travel writing ini. Kalo lo mau nulis guidebook, lo wajib punya notes, mengumpulkan semua bon, mencoba segala macem rute dan lo harus organize orangnya. Jadi lo harus tentukan dulu orangnya kayak  gimana? Jadi karena gue orangnya messy dan gue impulsif dan tidak pernah terplanning, makanya gue menulisnya tuh cerita-cerita yang journey bukan destination. Nah, kalo menulis journey agak lebih gampang, jadi gue tidak semua tempat memang bisa gue tulis tapi yg gue inget banget di memory gue itulah yg gue tulis. Tapi misalnya buat mengingat sebuah tempat, biasanya gue motret sih, kan gue pake kamera pocket tuh, jadi suka gue foto tanda di depan tempatnya, jadi gue bisa inget dan sebagai reminder kalau gue lagi nulis.
Miss O: kalau yg gue perhatikan dari tulisan kamu, the way you write itu, ada topiknya, terus semua kejadian dari berbagai kota kamu tumpukin.
Miss T: Ada yg kaya gitu juga. Ada yg per insiden. Jadi misalnya gini, gue gak pernah lupa waktu itu gue naik bis dari satu kota A ke kota B di Peru, dimana bis-nya busuknya minta ampun. Jadi itu bisa jadi satu cerita. Nggak mungkin digabung dengan review bis di seluruh amerika selatan, karena itu terlalu panjang untuk ditulis.
Miss O: Jadi tipsnya apa dong biar sukses menulis buku traveling?
Miss T: Menurut gue kesuksesan gue, dalam ilmu manajemen namanya: first mover advantage. Karena gue duluan disaat orang-orang belum, jadi gue dianggap lebih ahli atau lebih hebat, karena gue duluan aja.
Miss O: Kalau menurut gue perbedaan kamu ada di gaya nulis.
MissT: Kalau orang nggak pinter nulis tentang travel memang akan menjadi membosankan.
Miss O: How to find your ‘voice’?
Miss T: Menurut gue travel writer yg baik itu adalah yang sering jalan-jalan. Banyak gue lihat orang yang nulis tentang traveling tapi dia udah nggak jalan-jalan lagi, jadi nggak terasah. Pengalaman didapat dari banyak jalan-jalan, jadi observasi lo bisa lebih tajam.
Miss O: Pernah nggak lo planning dan nentuin angle penulisan dari awal?
Miss T: Nggak pernah.
Miss O: Just go with the flow aja?
Miss T: Iya. Gue nggak bakal enjoy kalo ada plan di kepala gue. Tapi kalo misalnya lo harus menulis sesuatu yg spesifik misalnya ’10 tempat makan enak di Singapur yang murah’,  Nah lo harus plan, karena waktunya terbatas kalau nggak direncanain bisa nggak sukses riset-nya.

Pernah gak sih mengalami writer’s block? Writer’s block itu ada gak sih menurut Miss T?

Miss T: Ada tapi lama-lama gue pikir sebenernya it just an excuse. Kalo gue dalam keadan bosen, biasanya gue keluar aja ketemu orang kayak lo supaya dapat inspirasi, belajar sama orang, tetap terus meng-upgrade diri lah. Writer’s block itu alasan aja.

Berapa lama sih waktu yang dibutuhkan buat nulis satu buku?

Miss T: Ya sekitar 6 bulan paling.

Seandainya nulis buku fiksi, apa yg pengen Miss T tulis dan genre apa yg dipilih?

Miss T: Aduh Itu yang pengen gue pelajari.
Miss T: Gini, gue lagi sangat pengen belajar lagi caranya nulis fiction. Kenapa gue nggak nulis fiksi, karena gue orangnya nggak suka baca fiksi juga gitu. Gue tuh orangnya sama sekali nggak romantis, gue orangnya sangat realistis, jadi suka bingung kalau baca fiksi, “Kok bisa sih lo menciptakan karakter yg kaya gini?”
Miss T: Misal gue harus bikin fiksi, mungkin gue pengen bikin sesuatu yang lain, bukan traveling lagi. Gue malah pengen nulis thriller yang kayak pembunuhan gitu. Karena gue sangat tertarik, mungkin karena gue suka nonton CI (Crime Investigation) gitu. Serem nggak sih? Karena cinta itu temanya udah banyak.
Miss O: Banyak dan tetap yang paling laku

What’s your next plan?

Miss T: Sekarang sedang membuat buku TNT RTW (The Naked Traveler Round The World) ini, habis Lebaran mudah-mudahan terbit sedang kejar-kejaran ama deadline. Oh, The Naked Traveler mau jadikan film juga, tahun depan mudah2an jadi.
Miss O: Wow, congratulations! Keren!

***

We had such a great time, ketawa-ketawa dan ngobrol ngalor ngidul. Wawancara di atas hanya sebagian kecil saja dari perbincangan kami dari siang sampai #DebatCapres :))

Saya tahu Miss T sedang sibuk menulis menyelesaikan buku barunya, maka saya dan segenap tim Kutukutubuku.com mengucapkan banyak terima kasih atas waktunya dan semoga kapan-kapan bisa jalan bareng lagi!

Buku-buku Trinity bisa dibeli di Kutukutubuku.com dengan diskon 15%. BUY NOW!

Pemenang #bookshelfies (Mei Minggu Pertama)

Holaaaaaa kutukutubukuers ^_^

Ini dia pemenang kontes foto #bookshelfies dengan tema ‘Me and My Shelf’

bookshelfies

“So I decided to make a video for my tiny library rather than a picture :>” #bookshelfies

** Profil Pemenang **

@veramonic4 (IG)
@VERAMONIC4 (twitter)

** Me and My Shelf **

It has been 1 year since I owned my bookshelf. I started became a books lover back then when I was still in Junior High School first year. At that time, my friends asked for help to accompany her to the rental bookstore and so I agreed. I was firstly more attracted to comics, but after that, I was just really in love with Agnes Jessica‘s book such as : Rumah beratap Bougenvil, Peluang Kedua, Sepatu Kaca and others else. I decided to buy novel because I feel that satisfied feeling when i got that book to be mine. And up till now, I have more than 400 books in my bookshelf and still counting. 200 of them are novels. The novels are various; from Indonesia novels, english novel, and translation novels. The Indonesia novel were usually I bought, but the english and others were gift from my friends.

The end, story about my bookshelf…

Mau kaya aku?

Yuk ikut kontes foto #bookshelfies ‘Me and My Shelf’.

Caranya:
1) Follow akun instagram @kutukutubukuers
2) Post fotomu dan tag instagram @kutukutubukuers
3) Wajib menyertakan hashtag #bookshelfies dalam postingannya.

Pemenang akan diumumkan setiap minggunya via facebook, twitter dan instagram.
Profile dan story tentang ‘Me and My Shelf’ pemenang juga akan dimuat di blog.kutukutubuku.com

Pemenang akan mendapatkan sebuah buku gratis dan berhak memilih sendiri judul buku sesuai dengan list yang disediakan.

Happy selfie kutukutubukuers :P

Pemenang #myKARTINI

CYMERA_20140429_150618
Hai kutukutubukuers,

Ini sedikit cerita saya tentang ibu tercinta :

Ibu yang tak kenal lelah membesarkan, merawat dan mendidik keempat putra putrinya meskipun tetap harus bekerja di luar rumah. Sejak saya kecil, ibu selalu menempa diri saya dengan disiplin dan kerja keras. Namun, keteguhan hati beliau itu tidak melunturkan sense of humournya yang sangat tinggi. Terbukti, hingga kini telah berusia lebih dari 70 tahun, semangat Kartini-nya masih membara. Selalu ceria dan muda, tak kalah dengan para Kartini muda lainnya.

Demikian ya, semoga bermanfaat.

Regards,
Uniek Kaswarganti ( )
Pemenang #myKARTINI